Cara Membuat Resapan Septic Tank Dengan Benar

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, kalau pembuatan resapan  Septic tank itu harus memperhatikan banyak hal. Tidak bisa dengan asal-asalan membuatnya. Hal ini karena jika salah sedikit atau tidak mengikuti prosedur pembuatan resapan septic tank, akan berakibat fatal. Paling bahaya, sumber air milik Anda bisa terpapar bakteri dan juga mencemari lingkungan hingga bisa menimbulkan berbagai permasalahan penyakit nantinya.

Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, Anda haru paham cara-cara pembuatan resapan septic tank. Lalu bagaimana cara membuat resapan septic tank yang benar? Berikut ini akan kami uraikan cara-caranya.

Cara Membuat Resapan Septic Tank Sendiri

Oke, untuk Anda yang ingin membuat resapan septic tank sendiri. Anda bisa ikuti Langkah-langkahnya berikut ini ya:

  1. Pilih Lokasi Septic Tank yang Tepat

Pertama, Anda harus memilih lokasi yang tepat. Paling tidak 10 meter dari sumber Air milik Anda.

  1. Gali Tanah

Selanjutnya, Jika Anda sudah menemukan lokasi yang tepat, Anda harus gali tanah itu dengan kedalaman yang cukup, sekitar 1,5 meter. Juga lebar septic tank 2 meter. Ini merupakan ukutan standar untuk sebuah septic tank.

  1. Buat Struktur Sekat

Langkah selanjutnya, Anda perlu membuat struktur penghubung sekat yang ada. Struktur penghubung ini biasanya menggunakan material pipa paralon. Kami sarankan pilih pipa paralon berkualitas bagus yang sekiranya memiliki umur panjang. Pilih pipa paralon yang berukuran 4 inchi sebagai penghubung sekatnya.

  1. Atur Arah Paralon

Cara selanjutnya, Anda disarankan untuk membuat arah paralon dari toilet secara menurun hingga tempat pembuangan. Buat arah paralon ini sejajar. Maksudnya, semisal Anda menggunakan paralon dengan ketinggian paralon 90 itu artinya Anda harus membuat ketinggian sekatnya 85 dan untuk ketinggian paralon untuk pembuangannya adalah 80.

  1. Pilih Material Dinding Septic Tank

Selanjutnya yang harus Anda perhatikan saat membuat resapan septic tank adalah, material untuk dinding septic tanknya. Disarankan untuk menggunakan bata merah yang kemudian dilapisi plester dari semen. Ini merupakan standar dalam pembuatannya. Kalau Anda ingin mengganti material misalnya, mungkin bisa, tapi hasilnya nanti akan berbeda. Bata merah dipilih karena bata merah dianggap material kuat untuk sebuah pondasi.

  1. Buat Alas Tembok Septic Tank

Hal yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah, alas tembok. Alas tembok pada dasar septic tank, memang sangat perlu dibuat. Pembuatan alas tembok ini bertujuan untuk mencegah yang namanya kebocoran juga roboh. Jika alas ini dibuat, Anda sudah meminimalisasi dua kemungkinan terburuk.

  1. Tutup Septic Tank

Terakhir dalam pembuatan septic tank resapan adalah, tutup septic tank menggunakan papan.

Baca Juga :  Beberapa Cara Memperbaiki Toilet Yang Mampet Tanpa Sedot WC

Nah, itu cara-cara membuat resapan Septic Tank. Terlihat sederhana, tapi sebenarnya ini benar-benar harus Anda perhatikan.

Tips Membuat Resapan Septic Tank

Selain cara-cara membuat resapan septic tank yang harus Anda perhatikan, ada beberapa hal juga yang harus Anda hindari saat membuat resapan septic tank ini.

Perlu Anda ketahui dalam pembuatan resapan septic tank ini, telah diatur oleh badan nasional. Jadi, pembuatan resapan septic tank ini memiliki Standar Nasional Indonesia. Sesuai SNI 03-2916-1992 yang membahas tentang Spesifikasi Sumur Gali untuk Sumber Air Bersih.

Di sini di atur kalau jarak horizontal sumur ke arah hulu dari aliran air tanah atau sumber tangki septic tank harus berjarak 11 meter. Sedangkan untuk jarak sumur komunal terhadap perumahan harus lebih dari 50 meter. Jika ketentuan ini diterapkan, sumber Air Anda akan terhindar dari yang namanya pencemaran oleh septic tank.

Selain peraturan tersebut, ada juga peraturan yang di atur oleh SNI untuk meminimalisasi resiko. Peraturan tersebut tercantum dalam peraturan Standar Nasional Indonesia nomor 2398:2017 yang bisa Anda jadikan sebagai referensi atau patokan saat membuat septic tank.

Standar ini bisa membantu Anda meminimalisasi resiko nantinya.

Kesalahan dalam Membuat Resapan Septic Tank

Berikut ini beberapa kesalahan pembuatan resapan septic tank yang harus Anda hindari:

  1. Septic Tank Terlalu Kecil dan Sempit

Kesalahan pertama yang sering terjadi saat membuat septic tank dengan ukuran yang terlalu kecil. Bayangkan saja, septic tank merupakan wadah penampung. Ukuran sangat berpengaruh terhadap daya tampungnya nanti. Kalau ukuran septic tank yang Anda buat terlalu kecil membuat Anda harus sering-sering memanggil tukang sedot WC untuk melonggarkan septic tank Anda yang cepat penuh.

 

Tentu ini akan membuat Anda repot juga membuat Anda harus mengeluarkan biaya ekstra sesering mungkin. Meruntut dari peraturan Standar Nasional Indonesia, ukuran septic tank yang ideal adalah 2:1 sampai dengan 3:1

Untuk lebar yang disarankan adalah 0,75 meter dengan panjang 1,5 meter. Sedang ke dalaman sekitar 1,5 meter dan ambang batas septic tank 0,3 meter.

Baca Juga :  Tips Memilih Jasa Sedot WC Nganjuk

 

Tapi ukuran septic tank ini, bisa Anda sesuaikan dengan jumlah penghuni rumah Anda. Semakin banyak penghuni rumah, secara otomatis, volume penampungan untuk septic tank harusnya lebih besar dari standar yang ditentukan oleh SNI.

 

  1. Struktur Kurang Kokoh

 

Banyak orang yang acap kali mengabaikan struktur septic tank. Padahal, Struktur ini sangatlah berpengaruh terhadap ketahanan septic tank juga umur septic tank itu sendiri.  Maka dari itu, dalam pembuatanya, struktur septic tank ini haruslah kuat.

 

Struktur pembuatan septic tank memanglah harus kuat agar tidak mudah runtuh dan bocor. Sehingga, umur septic tank bisa lebih lama. Selain itu, demi mencegah kebocoran yang akan menimbulkan berbagai masalah, pondasi dan bangunan septic tank harus kuat.

 

Material yang digunakan juga harus bagus, agar tembok yang dibuat kokoh dan tak mudah bocor. Material yang disarankan untuk struktur septic tank ini yakni  bata dana pelat beton untuk penutup bagian atasnya. Buat Anda yang tinggal di pemukiman yang memiliki struktur tanah rapuh hal ini harus benar-benar menjadi perhatian.

 

  1. Memperhatikan Jarak Sumur dengan Septic Tank

Sering kali, jarak pembuatan septic tank dengan sumur diabaikan. Banyak orang yang asal memilih lahan untuk pembuatan septic tank tanpa memperhatikan bagaimana resiko lingkungan sekitar nantinya.

 

Mamperhatikan jarak Septic tank dengan sumur adalah yang paling penting. Karena, ini sangat mempengaruhi higenis atau tidaknya sistem sanitasi hunian Anda. Sesuai Standar Nasional Indonesia, jarak septic tank dengan sumur, paling tidak 11 meter. Dengan memperhatikan jarak ini, Anda sudah meminimalisasi resiko tercemar bakteri yang bisa membahayakan diri Anda dan keluarga.

Jasa Pembuatan Resapan Septic Tank

Sudah memahami semua cara-caranya juga hal yang perlu dihandari saat membuat resapan septic tank, tapi masih bingung? Tenang, dari pada salah menerapkan cara-cara di atas, Anda bisa menghubungi Sedot WC Nganjuk untuk Anda percayai membuat resapan septic tank.

Kami jasa sedot WC dan jasa pembuatan resapan septic tank bisa membantu Anda. Kami akan memberikan pelayanan pembuatan resapan septic tank sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dan dengan prosedur yang ada. Dengan Sumber daya manusia yang mumpuni dan kompeten, pembuatan resapan septic tank akan terjamin kelancaran dan ketepatannya dalam pembuatan resapan septic tank yang baik.

Dengan ,enggunakan layanan Sedot WC dan pembuatan resapan septic tank dari kami, Anda tidak perlu lagi bingung dalam pembuatan Resapan Septic tank yang berkualitas. Kami juga akan memberikan layanan yang memuaskan dengan memberikan garansi untuk Anda.

Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami sekarang juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *